July 4, 2018

Real Madrid Jual Ronaldo

Baca Artikel Lainnya

Cristiano Ronaldo berangkat ke Piala Dunia 2018 di Rusia dengan rumor ketidakjelasan masa depan bersama Real Madrid. Ronaldo dikabarkan telah menolak perpanjangan kontrak serta penawaran kenaikan gaji. Masa depan Cristiano Ronaldo di Real Madrid masih belum menentu, rumornya kapten Portugal itu sudah tidak bahagia berada di Santiago Bernabeu. Akan tetapi, manajemen hanya bersedia menjual asetnya dengan harga tinggi.


Memanfaatkan kondisi tersebut, raksasa Serie A sekaligus pemegang tujuh scudetto beruntun Juventus bersemangat untuk mendatangkan Ronaldo ke Turin. The Old Lady mencoba memanfaatkan hubungan tidak harmonis antara Ronaldo dan Los Blancos.

Menurut Tuttosport, Selasa (3/7/2018), Ronaldo dan Juventus telah mencapai kesepakatan verbal. Mantan bintang Manchester United itu akan mendapat kontrak hingga 2022 dengan gaji mencapai 30 juta euro per musim.

Diketahui, saat ini Ronaldo masih memiliki kontrak dengan Madrid hingga 30 Juni 2021. Los Galacticos pun enggan menurunkan klausul pelepasan Ronaldo sebesar 1 miliar euro.

Akan tetapi, Juventus meyakini harga Ronaldo masih dapat dinegosiasikan. Juve ingin memanfaatkan kondisi Madrid yang sejatinya tidak ingin memaksa Ronaldo tinggal lebih lama jika memang ingin hengkang.

Sementara, Marca dalam laporannya mengatakan, Ronaldo mempertimbangkan Juventus bukan karena gaji yang ditawarkan. Melainkan karena rasa hormatnya atas sikap yang ditunjukkan klub paling prestisius di Italia tersebut.

Ronaldo sadar meninggalkan Madrid untuk bergabung dengan Juventus merupakan kemunduran. Akan tetapi, dia senang akan kemungkinan bermain bersama Juventus dan memenangkan Liga Champions dengan tim berbeda.

Masa depan Cristiano Ronaldo di Real Madrid masih belum menentu, rumornya kapten Portugal itu sudah tidak bahagia berada di Santiago Bernabeu. Akan tetapi, manajemen hanya bersedia menjual asetnya dengan harga tinggi.

Memanfaatkan kondisi tersebut, raksasa Serie A sekaligus pemegang tujuh scudetto beruntun Juventus bersemangat untuk mendatangkan Ronaldo ke Turin. The Old Lady mencoba memanfaatkan hubungan tidak harmonis antara Ronaldo dan Los Blancos.

Menurut Tuttosport, Selasa (3/7/2018), Ronaldo dan Juventus telah mencapai kesepakatan verbal. Mantan bintang Manchester United itu akan mendapat kontrak hingga 2022 dengan gaji mencapai 30 juta euro per musim.

Diketahui, saat ini Ronaldo masih memiliki kontrak dengan Madrid hingga 30 Juni 2021. Los Galacticos pun enggan menurunkan klausul pelepasan Ronaldo sebesar 1 miliar euro.

Akan tetapi, Juventus meyakini harga Ronaldo masih dapat dinegosiasikan. Juve ingin memanfaatkan kondisi Madrid yang sejatinya tidak ingin memaksa Ronaldo tinggal lebih lama jika memang ingin hengkang.

Sementara, Marca dalam laporannya mengatakan, Ronaldo mempertimbangkan Juventus bukan karena gaji yang ditawarkan. Melainkan karena rasa hormatnya atas sikap yang ditunjukkan klub paling prestisius di Italia tersebut.

Ronaldo sadar meninggalkan Madrid untuk bergabung dengan Juventus merupakan kemunduran. Akan tetapi, dia senang akan kemungkinan bermain bersama Juventus dan memenangkan Liga Champions dengan tim berbeda.



Awalnya kabar Ronaldo ke Juventus hanya dianggap isapan jempol. Namun, media-media Eropa mulai meyakini kebenaran isu itu setelah mencium retaknya hubungan sang pemain dengan Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

Ronaldo pun ditengarai juga ingin berabung dengan Juventus. Bomber Portugal itu pernah secara terbuka mengatakan I Bianconeri adalah klub yang disukainya sejak usia belia.

Pernyataan tersebut dilontarkan Ronaldo setelah mencetak satu gol akrobatik ke gawang Juventus, di Stadion Allianz, April 2018. Dalam laga perempat final Liga Champions itu, Real Madrid menang 3-0 dan dia mendapat standing ovation berkat gol cantiknya dari para suporter tuan rumah.

"Saya sangat bahagia bisa mendapat tepuk tangan dari suporter Juventus. Juventus akan selalu menjadi klub yang saya sukai. Saya menyukai Juventus sejak kecil. Untuk mereka yang bertepuk tangan, itu akan selalu membekas dalam hati saya," kata Ronaldo setelah laga tersebut.

Direktur Umum Juventus, Beppe Marotta, mengatakan bahwa kabar timnya yang ingin mendatangkan Ronaldo hanya sebuah saran yang berkembang dari isu transfer sepak bola. Meski begitu, ia meluruskan tidak tertutup kemungkinan Ronaldo akan berseragam Juventus. Demikian laporan Football Italia.

Rumor lain menyebutkan, Ronaldo rela memangkas gajinya untuk membela Juventus. Selama di Madrid, Ronaldo mendapatkan 60 juta euro (Rp 1 triliun) per tahun. Di Juventus, pemain berusia 33 tahun ini rela digaji setengahnya.

Ronaldo Resmi Bergabung, Saham Juventus Naik 34 Persen


Cristiano Ronaldo meninggalkan Real Madrid. Bintang Timnas Portugal tersebut merapat ke klub Italia, Juventus. Belum sehari di Turin, Juventus sudah mendapat keuntungan dari kehadiran Ronaldo. Dikutip dari Football Italia, saham Juventus melonjak drastis.



Harga saham Juventus naik hingga 34,8 persen dalam waktu seminggu. Kenaikan ini setelah Juventus dirumorkan bakal meminang Ronaldo sejak 2 Juni lalu. Kini, saham Juventus dihargai sebesar 0,898 euro atau Rp 15.103 per lembar. Seminggu lalu, saham Juventus hanya digargai 0,666 euro per lembar.

Saham terbaru Juventus hampir menyamai rekor tertinggi mereka pada 10 Mei 2017. Ketika itu harga saham Si Nyonya Tua mencapai 0,9655 euro per lembar. Berdasarkan laporan jurnalis senior Sky Sport, Ronaldo sepakat menandatangani kontrak berdurasi empat musim atau sampai 30 Juni 2022 bersama Juventus. Selain itu, dia juga akan menerima gaji hingga 30 juta euro (Rp 504 miliar) per musim dari I Bianconeri.

Juventus dikabarkan merogoh kocek 105 juta pounds (Rp 1,9 triliun) untuk memboyong eks pemain Manchester United tersebut ke Turin.

"Berdasarkan permintaan dari Cristiano Ronaldo, Real Madrid sepakat untuk melepasnya ke Juventus. Hari ini, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada Ronaldo yang telah menorehkan sejarah hebat bersama klub kami dan dunia," demikian pernyataan Real Madrid.


Cristiano Ronaldo merupakan merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Real Madrid. Pemain berusia 33 tahun berhasil mencetak 450 gol selama sembilan musim berseragam Los Merengues. Dia juga memenangkan empat gelar Liga Champions bersama Real Madrid, tiga di antaranya secara beruntun.

Gaji besar disinyalir bukan menjadi alasan utama Ronaldo pindah ke Juvnetus. Juventus telah resmi mengontrak Cristiano Ronaldo hingga 2022, pada Selasa (10/7/2018). Dikutip BolaSport.com dari situs resmi klub, Juventus resmi mengikat Cristiano Ronaldo dari Real Madrid dengan mahar 100 juta euro atau sekitar 1,6 triliun rupiah.

Pembayaran dapat dibayar selama dua tahun, plus komisi untuk klub yang dibela Ronaldo sebelumnya sesuai dengan aturan FIFA, yang mencapai total 12 juta euro (201 juta rupiah).

Juventus juga resmi mengikat Ronaldo selama 4 tahun yaitu hingga 30 Juni 2022.

Kapten timnas Portugal ini telah sembilan musim membela Real Madrid usai ditransfer dari Manchester United pada musim 2009-2010.

Di Biaconeri Gaji yang akan diterimanya adalah 500 ribu euro per pekan (30 juta euro per musim) atau sekitar Rp 9,5 miliar rupiah.

Jumlah ini lebih besar dari yang ia terima di Real Madrid dimana Ronaldo "hanya" mengantongi 26 juta euro per musim. Namun bukan uang yang disinyalir menjadi motivasi Ronaldo pindah ke Turin.




Pasalnya, Real Madrid belum lama ini juga menawari Ronaldo perpanjangan kontrak tiga tahun dengan nilai gaji yang sama, namun Ronaldo menolaknya.

Terlebih lagi, jika menghitung pendapatan dari endorsment, Ronaldo jelas akan mendapatkan lebih banyak uang jika tetap tinggal di Santiago Bernabeu karena Real Madrid lebih banyak memiliki fans dari Juventus.

Jadi mengapa Ronaldo memilih meninggalkan salah satu klub terbesar di dunia, yang telah mengantarkannya meraih 5 Ballon d'Or, untuk pergi ke Liga Italia?

Jurnalis ESPN, Gabriele Marcotti, menyatakan bahwa hubungan buruk dengan presiden Real Madrid, Florentino Perez disinyalir menjadi alasan utama kepindahan Ronaldo.

Beberapa insiden menjadi pemicu Ronaldo merasa tak betah terus bermain di Santiago Bernabeu. Salah satunya adalah insiden ketika Ronaldo menerima 5 larangan bermain awal musim lalu setelah kedapatan mendorong wasit.

Pemain berusia 33 tahun itu dikabarkan sangat kecewa karena klub tidak banyak bertindak untuk melakukan banding atas keputusan itu. Belum lagi beredar pula kabar bahwa Ronaldo tak masuk dalam skema utama pelatih baru Real Madrid, Julen Lopetegui.


Ronaldo juga tak senang mengtahui bahwa gajinya di Real Madrid lebih rendah dari bayaran Barcelona untuk Lionel Messi dan gaji Neymar di PSG.

Terlebih ketika Real Madrid terkesan enggan untuk memberinya kenaikan gaji ketika ia meminta.

Keretakan ini semakin besar setelah Florentino Perez terang-terangan mengatakan ingin mendatangkan Neymar ke Real Madrid, sebuah rencana transfer yang rupanya sangat ditentang Ronaldo.

Memang telah cukup lama beredar isu bahwa Ronaldo merasa tak cukup dicintai di Real Madrid.

Ronaldo merasa Florentino Perez tak cukup menghargainya sebagai pemain yang telah memberikan 450 gol, 4 piala Liga Champions, dan 2 trofi La Liga bagi Real Madrid.


Jumlah ini lebih besar dari yang ia terima di Real Madrid dimana Ronaldo "hanya" mengantongi 26 juta euro per musim.

Namun bukan uang yang disinyalir menjadi motivasi Ronaldo pindah ke Turin.

Pasalnya, Real Madrid belum lama ini juga menawari Ronaldo perpanjangan kontrak tiga tahun dengan nilai gaji yang sama, namun Ronaldo menolaknya.

Terlebih lagi, jika menghitung pendapatan dari endorsment, Ronaldo jelas akan mendapatkan lebih banyak uang jika tetap tinggal di Santiago Bernabeu karena Real Madrid lebih banyak memiliki fans dari Juventus.

Jadi mengapa Ronaldo memilih meninggalkan salah satu klub terbesar di dunia, yang telah mengantarkannya meraih 5 Ballon d'Or, untuk pergi ke Liga Italia?

Jurnalis ESPN, Gabriele Marcotti, menyatakan bahwa hubungan buruk dengan presiden Real Madrid, Florentino Perez disinyalir menjadi alasan utama kepindahan Ronaldo.

Beberapa insiden menjadi pemicu Ronaldo merasa tak betah terus bermain di Santiago Bernabeu.

Salah satunya adalah insiden ketika Ronaldo menerima 5 larangan bermain awal musim lalu setelah kedapatan mendorong wasit. Pemain berusia 33 tahun itu dikabarkan sangat kecewa karena klub tidak banyak bertindak untuk melakukan banding atas keputusan itu.



 
Like us on Facebook