February 3, 2013

Tips dan Dampak Negatif Menggunakan Bra Ketat

Penampilan merupakan salah satu hal yang amat diperhatikan perempuan. Bahkan soal pemilihan bra juga menjadi salah satu pertimbangan kaum hawa.

Banyak perempuan yang berpikir semakin ketat bra yang dipakai maka semakin bagus bra tersebut. Bra yang ketat membuat sang pemakai merasa payudaranya lebih naik dan berisi. Selain itu bra ketat juga menunjang payudara dengan lebih baik dan terlihat lebih bagus dari luar. Beberapa perempuan bahkan terbiasa memakai bra setiap saat, bahkan saat mereka sedang tidur.


http://baltyra.com/wp-content/uploads/2010/05/bra.jpg


Anda patut mewaspadai bahwa pemakaian bra yang ketat bisa menimbulkan bahaya tersendiri. Menurut studi yang dilakukan Universitas Harvard, Cambridge, Massachusetts, AS, memakai bra ketat bisa memicu kanker payudara. Kondisi ini dapat terjadi karena bra yang ketat membatasi sirkulasi darah dan bisa merusak jaringan getah bening.

Menurut penelitian tersebut, sedikitnya oksigen serta nutrisi yang disalurkan pada sel limpa sementara itu kotoran dari tubuh tak dibuang dengan semestinya. Kondisi tersebut dapat terjadi pada perempuan yang memakai bra lebih dari 12 jam sehari dan tidur dengan tetap menggunakan bra.

Studi itu juga menemukan wanita kelas menengah ke atas memiliki risiko lebih tinggi mengalami kanker payudara karena bekerja dalam waktu yang lebih lama.

Kondisi tersebut terjadi karena jaringan getah bening amat tipis, mereka amat sensitif pada tekanan dan mudah tertekan. Sehingga pemakaian bra ketat membuat kelenjar yang fungsinya menghasilkan cairan yang membantu pencernaan makanan serta membersihkan darah tersebut mengalami gangguan.

“Alasan utama mengapa bra yang ketat buruk bagi kesehatan payudara, karena mereka membatasi pergerakan limpa dalam payudara Anda. Dalam kondisi normal, cairan dari limpa mengeluarkan kotoran sekaligus toksin dari payudara. Sayangnya bra yang ketat menghalanginya sehingga toksin bisa terakumulasi di payudara dan hal tersebut bisa memicu terjadinya kanker,” papar Dr M.D. Mody seperti dikutip Times of India.

Bahaya dari bra ketat juga tak berkurang jika Anda mengonsumsi makanan sehat yang bergizi serta berolahraga setiap hari. Karena sirkulasi dalam kelenjar getah bening amat tergantung pada pergerakan individu.

“Menggunakan bra, khususnya yang membatasi pergerakan dengan adanya kawat serta tetap menggunakannya saat tidur mencegah sirkulasi normal. Kondisi tersebut akan memicu anoxia dimana pasokan oksigen berkurang dan terkait dengan fibrosis yang meningkatkan risiko kanker,” papar ginekolog, Dr Smiti Kamath.

Ingin tampil modis? Anda bisa tetap menggunakan bra ketat, tapi perhatikan waktu penggunaannya sehingga tak merusak jaringan getah bening dan akhirnya meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.


Memilih Bra Sesuai Bentuk Payudara



Tahap 1 (kurang dari 10 tahun)
Pada periode ini anak berkembang di semua bidang, namun perkembangan payudara belum terlihat. Hanya areola kecoklatan di mana suatu hari nanti payudara dan puting berkembang sepenuhnya.

Tahap 2 (usia 8-13)
Ada beberapa sudut pandang yang berbeda untuk usia di mana tahap ini dimulai. Ada pula orang-orang yang mengatakan bahwa itu dimulai pada sembilan tahun. Dalam tahap ini kuncup payudara kecil berkembang dalam persiapan untuk pertumbuhan saluran.

Tahap 3 (12-14 tahun)
Pada tahap ini kuncup payudara mulai besar. Mungkin akan timbul rasa sakit atau ketidaknyamanan.


Tahap 4 (12-15 tahun)
Pada tahap perkembangan payudara membentuk gundukan dan secara bertahap memperbesar, mungkin muncul garis-garis merah muda di payudara, ini hanya tanda sementara dan akan memudar seiring dengan waktu. Rasa yang tidak nyaman ini akan berlalu dalam waktu sekitar satu tahun atau lebih.
Ini adalah saat yang tepat untuk membeli bra. Anak perlu memahami bahwa bra adalah lebih dari sekedar pakaian. Bra dimaksudkan untuk melindungi payudara baik selama dan setelah pertumbuhan. Cedera pada payudara cukup menyakitkan dan payudara perlu dilindungi saat olahraga. Seorang gadis muda harus diajarkan dan membuatnya menjadi kebiasaan untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri.


Tahap 5 (14-18)
Ini adalah tahap terakhir di mana payudara menjadi matang dan menjadi bulat penuh. Ini adalah tentang waktu ketika seorang wanita telah menyadari perkiraan payudara dan ukuran bra yang kemungkinan akan dipakai selama hidupnya. Akan ada faktor yang akan mengubah ini, ukuran payudara akan meningkat dengan adanya kehamilan dan berat badan. Selain itu jika wanita muda yang kelebihan berat badan, maka penurunan berat badan yang dramatis tentu saja akan mengurangi jumlah lemak di payudara dan ukuran bra akan berkurang.

Hal ini juga selama tahap terakhir dari perkembangan bahwa saluran dalam payudara akan tumbuh dan ini dapat menghasilkan benjolan kecil. Tetapi tidak perlu khawatir tentang ini karena biasanya hilang dalam beberapa siklus menstruasi. Dokter umumnya tidak khawatir tentang hal ini kecuali jika lebih lama dari tiga siklus menstruasi.

Kebanyakan wanita mengalami nyeri payudara siklis setiap bulan karena fluktuasi hormon seperti estrogen dan progesteron. Sedangkan hormon estrogen naik sekitar pertengahan siklus menstruasi dan menyebabkan pembesaran saluran susu, hormon progesteron meningkat pada paruh kedua siklus menstruasi dan merangsang pertumbuhan kelenjar susu. Hal ini membuat payudara lebih rentan terhadap rasa sakit sebelum siklus menstruasi. Namun, ini tidak harus menjadi penyebab kekhawatiran karena merupakan fenomena fisiologis sepenuhnya.

Sementara pertumbuhan dan perkembangan payudara adalah hal yang normal yang terjadi pada seorang gadis muda, juga dapat menjadi waktu yang menakutkan. Ada banyak perubahan yang terjadi dan beberapa di antaranya seperti payudara tidak berkembang pada waktu yang sama. Mungkin ada masa di mana satu payudara sedikit lebih besar dari yang lain. Ini hanyalah hal yang kecil dan sangat normal yang terjadi selama masa pertumbuhan. Setelah sekitar 18 tahun, payudara harus berada atau dekat dengan ukuran yang sama.




Memilih bra yang tepat tidak hanya mencari warna, model dan gaya, atau yang terlihat bagus untuk anda. Sangat penting bagi anda untuk menemukan keseimbangan yang sempurna antara selera pribadi anda dan kenyamanan. Menemukan bra yang tepat tidak seharusnya menjadi tantangan utama. Namun, banyak perempuan tidak bisa menemukan bra yang sempurna untuk ukuran payudara mereka. Diperkirakan bahwa 8 dalam setiap 10 perempuan mengenakan bra kurang pas. Konsekuensinya lebih dari sekadar penampilan, ada masalah kesehatan yang mungkin terjadi jika Anda memakai bra yang terlalu ketat atau terlalu longgar.

Telah keras diproklamasikan dari berbagai media bahwa kebanyakan wanita mengenakan ukuran bra yang salah. Namun, ini mungkin bukan satu-satunya pilihan yang salah ketika datang untuk memilih bra yang sempurna. Faktor-faktor lain juga harus dipertimbangkan, seperti gaya dan kain.

Ketika memilih bra yang tepat untuk Anda, penting untuk mengetahui ukuran yang benar Anda.Beberapa wanita tidak pernah dipasang oleh seorang profesional, sementara wanita lainnya tidak memiliki ukuran bra yang tepat dalam beberapa tahun.

Anda sering merasa bra yang Anda kenakan kurang nyaman, terlalu sempit, atau tidak dapat menyangga payudara Anda dengan sempurna? Salah memilih bra memang merupakan problem kebanyakan wanita. Bayangkan, satu dari tiga wanita mengenakan bra dengan ukuran yang salah. Padahal sebenarnya mudah saja menyesuaikan bra dengan ukuran dan bentuk yang sesuai.

Berikut ini adalah beberapa cara memilih bra wanita yang sesuai dengan kebutuhan anda, dikemukakan oleh Jene Luciane, ia adalah seorang penata gaya yang berasal dari Prancis:

1. Untuk wanita berdada besar

Khusus bagi wanita yang memiliki dada dengan ukuran kecil maka sebuah Push-up bra akan selalu menjadi pilihan yang sangat tepat bagi wanita berdada kecil. Hal ini berfungsi sebagai penyempurnaan penampilannya. Tetapi kadang kala wanita yang memakai push-up bra sering tidak merasa nyaman. Sebaiknya wanita berdada kecil lebih memilih bra dengan bentuk cup setengah, ini berguna agar siluet dada akan terlihat lebih besar. Jadi sesekali, para wanita yang memiliki dada kecil atau mungil dapat merasakan perasaan santai tanpa push-up bra.

3. Untuk ibu hamil

Khusus bagi wanita yang tengah hamil, ia akan mengalami adanya perubahan bentuk pada dada. Selain itu, sensitifitas dada mereka akan lebih dari biasanya, sebaiknya para wanita lebih berhati-hati untuk memilih bahan bra yang akan dibeli. Sebaiknya juga memilih bra yang memang khusu untuk wanita hamil dan menyusui agar lebih nyaman dalam penggunaannya.

Hal yang sangat-sangat penting dalam memilih bra wanita adalah memilih bra dengan ukuran yang tepat. Perlu juga diketahui bahwa beda merek juga akan beda dalam hal ukuran yang ditawarkan. Sehingga anda tidak boleh ragu untuk meminta bantuan pada pramuniaga butik dalam memberikan saran menemukan bra yang sesuai dengan ukuran dan bentuk dada anda.

Tips memilih dan merawat bra:
1. Jangan memasukkan bra dengan kawat penyangga ke dalam pengering, karena panas mesin bisa merusak bentuk selamanya.
2. Jika bentuk payudara Anda penuh, pilih bra yang terbuat dari nylon-Lycra karena lebih tahan lama.
3. Jangan lupa, seringkali ukuran payudara tidak sama antara yang kiri dan yang kanan. Kenakan bra dengan cup yang lebih besar agar pas untuk payudara yang lebih besar.



Tips untuk memilih Bra yang tepat dan  benar sesuai bentuk ukuran payudara.



Payudara adalah bagian tubuh yang lembut dan sensitif karena tidak mengandung massa otot. Penggunaan BH atau bra yang kurang tepat dapat menyebabkan kerusakan permanen pada payudara. Bila BH Anda terlalu ketat, payudara Anda akan tertekan sehingga menghalangi sirkulasi darah dan menyebabkan iritasi. Bila BH Anda terlalu longgar, payudara Anda akan kendor/menggantung karena kurang ditopang. Oleh karena itu, penting sekali untuk menggunakan BH yang tepat setiap hari.

Inilah panduan dan tips yang perlu kamu ketahui:

1. Bentuk Payudara Besar dan Bulat

Bra yang disarankan adalah yang berkawat dan bertali besar. Pastikan pengait tidak mudah kendur, perhatikan juga pada lingkar cup. Selalu mencoba bra terlebih dahulu sebelum membelinya, kenyamanan adalah kunci nomor satu , terutama bagi ada yang mempunyai bentuk payudara besar. Hindari bra yang memiliki padding atau busa, cup yang berbentuk macung. Hati-hati dalam pemilihan strapless bra, pastikan ukurannya pas menutupi seluruh payudara. Strapless Bra diperuntukan untuk baju seperti kemben, untuk menonjolkan bahu anda. Tetapi, penggunaan Strapless Bra bisa menonjolkan payudara anda menjadi lebih besar.

Pilih bra yang full cup, menutupi semua bagian payudara tapi tidak berkesan penuh. Bila berolahraga, selalu gunakan sport bra untuk menahan gerakan payudara.






2. Bentuk Payudara Sedang , Bulat , dan Padat

Disarankan menggunakan bra yang berkawat sehingga tidak mudah kendur. Bagi Anda yang memiliki payudara berukuran sedang, tidak begitu rumit dalam pemilihan bra. Jika kamu menginginkan bentuk agar terlihat lebih besar, gunakan bra push up atau bra yang berbusa atau berpadding. Jika kamu menginginkan bentuk yang lebih kecil, hindari cup yang berbahan tebal, dan pilih cup yang menutupi seluruh payudara.

Pilihan cup ¾ cocok untuk payudara bentuk ini, karena bisa mendorong dari samping ke tengah sehingga tampak lebih indah.



3. Bentuk Payudara Panjang dan Oval

Disarankan memilih bra yang berkawat dengan model cup ½ atau ¾ . Kenakan cup padding atau busa untuk menyangga payudara.




4. Bentuk Payudara Berukuran Mungil

Disarankan memakai model cup ½ agar payudara akan tampak lebih berisi. Kenakan cup busa dengan model cup yang agak mancung. Bila memungkinkan , Anda bisa menambahkan penyangga payudara dengan menambahkan padding dari silicone yang banyak dijual untuk memperindah payudara anda.




Bra/BH yang Cocok untuk Remaja Putri

Wajib bagi para ibu untuk memberikan bra yang sesuai dengan usia remaja putrinya. Jangan pernah sekali pun, melakukan kesalahan dengan memberikan bra yang tidak sesuai usianya.

Untuk remaja putri berusia 12 sampai 17 tahun, bra yang cocok untuk dikenakananya adalah bra yang memiliki sifat soft (lembut). Dan jangan pernah memberikan bra dengan kawat untuk remaja putri usia segitu.

Spesialis Bedah Umum Gleneagles Hospital Singapore, Dr. Esther Chuwa mengatakan bahwa bra yang memiliki sifat lembut, akan lebih nyaman dikenakan oleh remaja putri, dan tidak akan membahayakan payudara sendiri.

"Lebih baik untuk anak-anak remaja diberikan bra yang sifatnya soft. Karena payudara remaja itu belum berkembang dengan baik," kata Dr. Esther menjelaskan dalam bincang santai bersama media di Bali Room Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (6/12/2013)

Dilanjutkan Dr. Esther, bra yang tidak cocok bagi para remaja putri akan membuat si pemakainya kesakitan. Dan sudah tentu, akan membuat para remaja itu menjadi tidak nyaman sekali.

Bra Kawat atau Tanpa Kawat, Mana Lebih Baik untuk Payudara?


Banyak wanita yang memilih bra dengan kawat tapi sebagian lebih suka tidak mengenakan kawat karena cukup mengganjal. Sebenarnya, lebih baik pakai bra kawat atau tidak?

Ahli bedah payudara RS Mitra Kemayoran, Dr Alfiah Amiruddin, MD, MS, mengatakan bra berkawat lebih direkomendasikan untuk wanita yang mempunyai payudara besar. Mengapa? 

"Bra yg pakai kawat bisa mengangkat, push-up bra, buat penopang jadi buat mereka-mereka yang membutuhkan efek penopangan karena payudaranya besar sebaiknya menggunakan bra yang memakai kawat," jelas dokter Alfiah saat berbincang dengan wolipop usai acara Sofella di Coffee Club, Senayan City, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2013).

Bra yang pakai kawat juga baik digunakan untuk wanita yang mempunyai payudara kecil karena dapat mempercantik penampilan terutama saat mengenakan busana berbahan tipis. Akan tetapi, bra tanpa kawat boleh saja digunakan selama bra tersebut sesuai ukurannya, tidak kekecilan maupun kebesaran.

Selain bra kawat, beberapa wanita juga suka mengenakan lingerie tanpa tali. Bra tanpa tali akan mendukung gaun strapless saat menghadiri acara tertentu. Akan tetapi, bra model strapless sebaiknya tidak dipakai setiap hari karena daya penyangganya tidak sekuat yang memakai tali.

"Bila kita menggunakan bra tanpa tali everyday daya topangnya berkurang makanya lebih baik memakai bra dengan tali supaya beban payudaranya lebih rata," ungkap dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin itu.


Tips Memilih Bra untuk Ibu Hamil dan Menyusui



pastikan baian penyangga/penopang payudara cukup kuat dan tidak membuat sesak


Saat hamil kemudian menyusui, wanita perlu memakai bra khusus sesuai dengan bentuk payudara mereka. Bra ini harus mampu memberi dukungan pada payudara agar setelah dua proses tersebut selesai dilakukan, bentuk payudara bisa tetap indah.

Dijelaskan ahli bedah payudara RS Mitra Kemayoran, Dr Alfiah Amiruddin, MD, MS, payudara wanita saat hamil dan menyusui pasti berubah. Perubahan itu dimulai ketika wanita dinyatakan mengandung.

"Saat hamil, hormon lagi banyak-banyaknya, estrogen, progesteron, tiroid. Semua struktur kelenja-kelenjar lemaknya melebar atau membesar," jelas dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin itu saat berbincang dengan wolipop di di Coffee Club, Senayan City, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2013).

Melebarnya atau membesarnya kelenjar lemak itu, dijelaskan Dr Alfiah sebagai tanda wanita siap untuk menyusui. Dan ketika wanita sudah melahirkan dan proses menyusui selesai dilakukan, peregangan kulit pun terjadi sehingga payudara kembali seperti ke ukuran semula.

"Pelan-pelan mengalami evolusi, kulit di atasnya kembali seperti semula," ujar wanita yang mengambil gelar masternya di Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM), Malaysia, itu.

Dr Alfiah juga mengatakan selama hamil dan menyusui wanita perlu memakai bra yang tepat. Bra hamil dan menyusui berbeda bentuknya. Biasanya bra di saat hamil mampu memberi dukungan lebih terhadap payudara. Sedangkan bra untuk menyusui mempunyai fungsi tertentu yang dapat mempermudah ibu untuk menyusui bayinya.

Terkadang bra khusus ibu hamil pun dapat digunakkan untuk menyusui. Pastikan Anda bertanya kepada penjual atau penjaga toko mengenai perbedaan tersebut.

Pilihlah bra yang punya banyak kaitan di belakang agar dapat disesuaikan dengan kondisi payudara. Pastikan juga untuk memilih bra dengan cup yang mampu menutup seluruh payudara.

Untuk bra menyusui, pilih bra yang bisa dibuka dan ditutup di tengah-tengah bra. Sebaiknya beli bra yang penutupnya mudah dibuka, agar Anda tidak perlu kerepotan saat membukanya ketika akan menyusui bayi. Bra harus pas, nyaman dan dapat menopang payudara Anda. Bra yang terlalu ketat dapat menyumbat pembuluh darah dan menghalangi aliran ASI. 

Ketika sedang menyusui hindari memakai bra berkawat. Kawat yang mengelilingi bra dapat mempengaruhi aliran ASI. Produksi aliran ASI terletak pada payudara hingga ke belakang tulang rusuk dan ketiak, jadi hindarilah mengenakan bra underwire (bra berkawat).

Pilih bra yang berbahan 100 persen katun, agar kulit payudara dapat bernafas. Bahan sintetis dapat memungkinkan payudara bernafas, tapi ada beberapa bahan sintetis yang tidak dapat menyalurkan sirkulasi udara dengan baik sehingga payudara menjadi lembab dan mendorong pertumbuhan bakteri. 

Dampak mengerikan salah memakai bra!


Masih banyak wanita yang belum bisa menentukan bra yang tepat. Ada yang memakai bra terlalu besar bahkan terlalu sempit. Keduanya mempunyai efek yang buruk pada tubuh. Berikut efek buruk memakai bra yang salah dilansir boldsky.

Nyeri payudara
Ini adalah salah satu efek kesehatan yang paling umum saat memakai ukuran bra yang salah. Bra ketat tentu tidak nyaman dan menyebabkan nyeri payudara.

Sakit punggung
Jika Anda memakai ukuran bra yang salah, maka bersiaplah untuk menderita sakit punggung.

Payudara kendur
Mengenakan ukuran bra yang salah dapat merusak bentuk payudara dan ukuran. Alih-alih bukan mengangkat dan menjaga bentuk, bra bisa membuat payudara Anda melorot.

Bahu dan leher nyeri
Bahu nyeri dan leher sakit dapat disebabkan memakai ukuran bra yang salah. Gunakan ukuran yang tepat setiap waktu untuk menghindari komplikasi kesehatan.

Kelenjar getah bening
Mengenakan bra dengan ukuran cup terlalu kecil dapat menyebabkan kegagalan kelenjar getah bening. Jadi, pakailah ukuran bra yang tepat.

Postur tubuh yang buruk
Mengenakan ukuran bra yang salah dapat merusak postur tubuh Anda. Juga menyebabkan punggung, bahu dan leher nyeri.

Kanker payudara
Ini adalah salah satu efek samping dari memakai ukuran bra yang salah. Perempuan harus berhati-hati saat mengambil ukuran bra agar tidak menekan aliran darah dan menyebabkan kanker payudara.

Lecet kulit
Jika Anda mengenakan sepasang ukuran bra yang tidak tepat, maka Anda dapat menyebabkan kulit lecet di sekitar payudara.

Pastikan bra yang Anda gunakan ukurannya tepat dan nyaman agar tidak ada efek samping di kemudian hari.

Memakai Bra Busa Tebal Picu Kanker Payudara

Bagi para kaum Hawa, kanker payudara adalah momok menakutkan yang terus menghantui. Sayangnya, masih banyak perempuan atau pun pria, khususnya para suami, yang kurang paham penyebab kanker yang bisa bersarang di payudara. Pola hidup tidak sehat, seperti merokok dan hobi menyantap junk food mungkin adalah faktor terbesar pengundang munculnya kanker payudara. Tetapi ada hal sepele yang ternyata juga menjadi pemicu lahirnya kanker payudara, yakni pemakaian bra.

Ya, para wanita acap kali mengabaikan jenis, dan cara pemakaian bra. Padahal memilih bra yang benar dan tata cara yang tepat bisa menghindari para wanita terjangkit penyakit yang mematikan tersebut.
Ketika Anda tidur, adalah waktu yang paling tepat untuk mengistirahatkan payudara. Anda disarankan tidur tanpa menggunakan bra agar payudara Anda bisa 'bernafas' lebih bebas.

Coba luangkan waktu Anda sejenak untuk memanjakan payudara. Beri pijatan disertai menarik nafas panjang saat setiap kali melepas bra, diketahui dapat memperlancar aliran getah benih dan mencegah berkembangnya kanker pada payudara.

Ketika Anda membeli bra, hindari memilih, membeli atau memakai bra dengan busa tebal dan berkawat.
Alasannya, busa tebal yang dipakai pada bra berasal dari limbah daur ulang. Busa yang dipakai pada bra tak berbeda dengan busa pencuci piring.

Mungkin, alasan para wanita memilih bra dengan busa tebal karena  busa yang ada pada bra tidak mudah rusak. Padahal, hal itu berbahaya bagi tubuh khususnya payudara. Sebab, proses pembuatan busa melewati proses kimia yang panjang untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Bisakah Anda bayangkan, busa yang banyak mengandung zat kimia itu menempel di payudara Anda satu hari penuh?

Payudara bukan sekedar organ tubuh biasa. Sebab, payudara adalah organ hidup yang bisa 'bernafas'. Saat cuaca panas, pori-pori akan terbuka untuk mengeluarkan keringan dan mencari udara. Tetapi ketika memakai bra dengan busa tebal, yang terserap oleh payudara adalah zat kimia yang terkandung dalam busa. Inilah yang menjadi cikal bakal sel kanker terus berkembang.

Sementara bra yang menggunakan kawat juga berbahaya bagi Anda. Pernahkah Anda memperhatikan payudara Anda, saat melepas bra. Adakah bekas kawat di samping dan di dada? Penekanan yang terjadi pada payudara akibat kawat, bisa menyebabkan saluran limfa Anda tertekan dan tersumbat. Hasilnya, sel kanker pun perlahan-lahan mulai tumbuh di payudara.
Memang, setiap manusia memiliki sel kanker. Namun, dengan pola makan, gaya hidup dan cara berpakaian yang salah, khususnya wanita, secara tidak langsung bisa memicu mempercepat berkembangnya sel kanker payudara.
Pemicu yang terakhir, sepele tapi amat vital adalah kebiasaan menyemprotkan parfum ke dada. Ini berlaku tidak hanya untuk wanita, tetapi para pria. Menyemprokan parfum ke dada dekat payudara sangat berbahaya dan bisa menyebabkan sel kanker berkembang. Sebab, zat kimia yang terkandung dalam parfum langsung 'dihisap' payudara.

Solusinya, Anda bisa memakai bra dengan busa tipis atau tanpa busa sama sekali. Anda juga bisa memijitnya melingkar sebagai terapi menjaga kesehatan payudara Anda.



Cara menemukan ukuran bra yang tepat


Masa pubertas pada remaja ditandai dengan perkembangan payudara. Minimnya pendidikan seks dalam keluarga kadangkala membuat remaja putri merasa khawatir dengan apa yang terjadi pada payudaranya saat pubertas padahal kondisi tersebut merupakan hal yang wajar. Pada umumnya masa pubertas anak terjadi sekitar usia 8-13 tahun. Banyak hal yang perlu diketahui remaja putri ketika mereka memasuki masa pubertas, misalnya mengenai tahapan berkembangnya payudara dan cara memilih bra yang tepat saat payudara mulai tumbuh.

Tahap Perkembangan Payudara
  1. Tahap pertama – payudara datar: Tahap pertama ditandai dengan berkembangnya payudara anak perempuan dari lahir sampai ia memasuki masa pubertas. Dalam tahap ini, payudara anak benar-benar rata. Bagian yang menonjol hanyalah puting susu.
  2. Tahap kedua – payudara mulai menonjol: Payudara mulai menonjol saat anak merasakan tanda pertama pubertas. Kadangkala akan terasa seperti ada benjolan pada kuncup yang tumbuh di bawah puting susu. Kebanyakan remaja putri akan merasa sedikit sakit pada bagian tersebut. Tahapan kedua ini dimulai saat anda berusia 7 tahun dan berakhir saat ia memasuki usia 14 tahun. Ada juga beberapa anak perempuan yang mengalami periode waktu yang berbeda karena setiap anak itu unik.
  3. Tahap ketiga – pertumbuhan payudara: Tahap tiga ditandai dengan pertumbuhan payudara. Areola atau lingkaran yang lebih gelap dari kulit di sekitar puting susu akan semakin melebar. Puting susu pun akan semakin membesar. Fase ini bisa berlangsung dalam jangka waktu  antara 2 -24 bulan.
  4. Tahap keempat – puting membukit: Areola dan puting susu semakin lebih besar. Hal ini terlihat dari gundukan massa yang terdapat pada daerah sekitar puting susu. Pada umumnya si anak perempuan akan mengalami fase ini dalam kurun waktu 8 – 24 bulan.
  5. Tahap kelima – payudara dewasa: Tahapan kelima ini merupakan fase terakhir berkembangnya payudara. Areola dan puting susu akan bergabung dam membentuk dasar payudara. Ukuran payudara setiap anak perempuan tentunya bervariasi. Normalnya, tahap ini akan selesai saat anak menginjak usia 16 tahun.
Memilih Bra Pertama Yang Sesuai
Setelah memahami tahapan perkembangan payudara, si anak perempuan tentunya perlu mengetahui cara memilih bra pertama yang sesuai dengan ukuran payudara. Pada awalnya remaja putri akan merasa kikuk untuk mengenakan bra saat payudara sedang tumbuh. Tentunya si ibu harus membantu memilihkan bra pertama yang pas.  Jika anda mengalami kebingungan untuk mencari bra yang sesuai, simak tips berikut ini.
  1. Tidak memilih bra berkawat: Banyak bra yang dibuat di pasaran berkawat penyangga. Kawat ini akan membuat remaja putri merasa tak nyaman karena cenderung menekan bagian bawah payudara. Bahkan ada yang sampai menimbulkan bekas kemerahan. Anak perempuan yang aktif melakukan kegiatan diluar rumah dan suka berolahraga sangat dianjurkan untuk memilih bra tanpa kawat.
  2. Membeli bra dengan ukuran yang pas: Mintalah bantuan penjaga toko jika anda mengalami kesulitan dalam menentukan bra yang tepat untuk anak. Standard ukuran bra yang digunakan biasanya terdiri dari angka yang diikuti oleh huruf. Angka tersebut menunjukkan lebar punggung, sedangkan cup payudara ditandai dengan huruf. Lebih baik anda menyuruh anak untuk mencoba bra terlebih dahulu.
  3. Perhatikan tali bra: Saat memilih bra, perhatikan juga talinya. Banyak pilihan yang bisa anda dapatkan di toko. Jika anak lebih menyukai kegiatan olahraga seperti basket dan tenis, mereka lebih cocok untuk mengenakan bra dengan tali lebar. Akan tetapi dari segi estetika, banyak anak perempuan yang memilih bra dengan pernak pernik tali yang lucu untuk dikenakan sehari-hari. Tentunya ini semua bergantung pada kenyamanan anak.
  4. Perhatikan bahan bra: Pilih bra dengan bahan yang tak membuat kulit iritasi. Walaupun bra tersebut pas untuk anak, jangan membelinya jika bra bisa menyebabkan gatal-gatal dan melepuh. Hal ini akan semakin menyiksa si anak karena pada saat yang bersamaan payudara yang sedang tumbuh biasanya akan terasa sakit. Oleh sebab, itu pilih bra yang membuat remaja putri merasa nyaman untuk melewati perkembangan payudara tahap demi tahap.

Sebuah survei menemukan fakta kalau ternyata 80 persen wanita memakai ukuran bra yang salah! Apakah Anda termasuk salah satunya? Agar tidak salah lagi, coba simak cara menemukan ukuran bra yang tepat seperti yang dilansir dari Cosmopolitan berikut ini.

Abaikan ukuran
Setiap merek bra atau pakaian dalam memiliki ukuran bra yang sama besar. Selain itu, payudara wanita juga sering mengalami perubahan sekitar enam kali seumur hidup. Jadi abaikan ukuran yang tertera dan lebih baik ukur secara langsung saat membeli bra.

Lingkar kebesaran

Salah satu kesalahan terbesar wanita saat membeli bra adalah memilih yang ukuran lingkarnya kebesaran. Sehingga mereka memperpendek tali bra yang sebenarnya menyiksa pundak dan memperburuk postur tubuh.

Lingkar yang paralel

Bra harus memiliki lingkar pada posisi yang sejajar ketika dipakai. Sebab ketika posisi lingkar bra bagian belakang terlalu ke atas, payudara justru akan tampak turun.

Cup yang benar

Pastikan Anda memilih bra dengan cup yang sesuai dengan payudara. Anda memang tidak boleh mencoba bra ketika membelinya. Namun memposisikan cup pada payudara untuk memastikan ukurannya perlu dilakukan.

Cup kekecilan atau kebesaran

Cup bra yang kebesaran tandanya akan berbentuk kusut. Sementara jika kekecilan, payudara akan mencuat keluar dari cup bra. Jadi pastikan Anda memilih ukuran cup yang tepat saat membeli bra.

Tali bra

Tahukah Anda, penopang payudara ternyata harusnya didukung oleh lingkar bra, bukan talinya. Jadi jangan membuat tali bra terlalu ketat sehingga membuat pundak sakit dan meninggalkan bekas tanda merah.

Melonggarkan lingkar bra

Saat pertama kali memakai bra baru, atur agar lingkar bra terkait pada kawat yang paling longgar. Sebab semakin lama, bra akan semakin melar sehingga Anda tetap bisa menggunakannya dengan mengatur pada kait yang lebih ketat.

Saat membeli bra

Anda sebaiknya membeli bra di toko yang tertutup dan bisa membuat Anda leluasa saat mengukur bra. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan ukuran yang tepat sesuai bentuk payudara.

Saat memakai bra

Ditempat yg aman Cobalah untuk menunduk ketika memakai bra. Dengan begitu, payudara akan jatuh sempurna ke dalam cup. Pastikan seluruh payudara sudah terlindung oleh bra yang Anda kenakan.




Semoga bermanfaat...

Say Thanks!

Kumpulkan DOLLAR KE AKUN  PAYPALMU !! (DISABLE ADBLOCK PLUS, REFRESH)






references by
berita satu, kaskus.co.id/post/000000000000000741872238, iniunik.web.id, majalahkesehatan.com, thewell.spafinder.com, beautyparler.ca, wolipopdetik.com, merdeka, cafeberita, jaringnews wedaran.com

 
Like us on Facebook