March 27, 2018

Koreo 3D Persib Bandung 2018

Baca Artikel Lainnya

Koreografi kejutan yang disiapkan oleh bobotoh akhirnya ditampilkan pada laga Persib Bandung melawan PS Tira.  Koreografi 3D ini ditampilkan saat kick off. Pada awalnya koregrafi belum terlihat gambar seutuhnya. Bob, konseptor sekaligus pembuat koreo mengatakan koreografi kali ini merupakan pertama yang ada di Indonesia.



Tampilannya lebih besar, lebih ribet, dan sistemnya berbeda. Sistem yang beda inilah yang pertama kali di Indonesia. Insprasi koreo kali ini didapatkan Bob ketika melihat prestasi Persib Bandung yang tidak begitu gemilang pada musim lalu.

Ia ingin menampilkan sebuah motivasi 'ayo berjuang lagi musim depan' melalui koreo. Koreo kali ini berdiameter 50 meter dan panjangnya 30 meter.

Untuk melancarkan koreo ini, Bob mengatakan perlu melibatkan 50 orang. Biaya yang dikeluarkan untuk membuat koreo ini mencapai Rp 20 juta. Biaya ini didapatkan dari sumbangan para bobotoh yang tergabung dalam distrik viking. Membutuhkan waktu satu bulan untuk merampungkan koreo terbesar yang pernah dibuat.


Gomez terpaksa harus pulang ke Argentina untuk menemani istrinya yang tengah sakit. Gomez diprediksi baru akan kembali ke Bandung pada pekan depan. "Hari ini sama besok yang pelatih sampaikan kepada saya pasti kalian mau tanya kenapa Mario tidak ada di sini," kata asisten pelatih Persib, Fernando Soler, di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Minggu (25/3/2018). "Dia sedang ada masalah keluarga, pulang dulu, mudah-mudahan pekan depan sudah ke sini lagi," ujarnya.

Gomez pergi ke Argentina lantaran ingin menemani sang istri yang hendak menjalani operasi kanker payudara. "Dengan berat hati, saya harus melewatkan match pertama. Namun, istri saya sedang sakit kanker dan kehadiran saya sangat diperlukan," ujar Gomez. "Saya kira pertandingan tetap digelar Jumat (23 Maret), ternyata mereka mengubahnya. Saya sudah merencanakan semuanya dan istri saya harus dioperasi hari Senin (26 Maret)," kata Gomez. Pelatih berusia 61 tahun itu pun berharap doa dari semua pihak untuk kesembuhan sang istri serta keselamatan dia dalam perjalanan. "Doakan saja semua berjalan dengan baik, sesuai dengan yang saya harapkan. Jika semuanya terlihat bagus, saya akan kembali lebih cepat dan bisa datang sebelum pertandingan melawan Sriwijaya FC," ucapnya. 




Koreo 3D beda dengan membentangkan spanduk atau bendera di stadion, karena Koreo 3D akan membuat tribun atau kumpulan gambar dan kombinasi warna yang dibentangkan para supporter akan tampak hidup.

Membuatnya pun tak mudah, butuh waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan dan dana yang menguras kantong tergantung jumlah warna yang akan dipergunakan, tingkat kerumitan desain gambar, panjang ukuran yang akan disajikan sesuai dengan luas juga kapasitas ukuran stadion/tribun penonton

Gelora Bandung Lautan Api terdiri dari empat lantai dengan jumlah kapasitas kursi sebanyak 38.000 tempat duduk (single seat). tentu akan memiliki tingkat kelsulitan tersendiri

Kehadiran atau jumlah penonton yang hadir akan semakin membuat sukses dan koreo tersebut akan berhasil dan tampak indah jika dilihat dari udara atau dari kejauhan



PS Tira terus menggempur pertahanan Persib hingga setengah llapang, sementara Persib mengandalkan serangan balik. PS Tira berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di sekitaran 10 detik terakhir membuat seluruh isi stadion terdiam.

Pada laga ini Persib bermain sportif tak mengulur-ngulur waktu dengan berbagai cara seperti klub lainnya dengan pergantian pemain atau dengan tiba-tiba lama jatuh ketika tersenggol meski minimal,

Para pemain Persib Bandung pun seakan tidak percaya bahwa gol itu bisa terjadi. dan sebagain pemain tertunduk, dan sebagian yang bermain dengan hati meneteskan air mata merasa bersalah tak bisa fokus menjaga bola agar tak masuk ke hingga peluit berbunyi



Berhubung di hari kerja, jadi stadion GBLA tidak penuh dengan penonton, akibatnya koreo jadi nampak tidak begitu seperti yang diinginkan. Berikut adalah kumpulan Video-vIdeo Koreo 3D yang diklaim terbesar di Asia Tenggara




















Belajar dewasa, meskipun para pemain tak bisa berjuang hingga peluit akhir berbunyi membayar hasil kerja keras Bobotoh berteriak dan membuat koreo tersebut dengan kemenangan, tak ada aksi anarkis diujung laga tersebut.

Suporter sejati layaknya sahabat, ia tak hanya ada ketika saat kamu bahagia dan senang..
Tapi ia akan selalu menyemangati dan menemani disaat apapun
Loyalitas tak mengenal untung rugi,..

 
Like us on Facebook